Dalam hal keamanan kelistrikan, RCBO dan AFDD adalah dua perangkat penting. Keduanya melindungi sirkuit, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Mari kita jelaskan perbedaannya secara sederhana dan jujur. Kami akan fokus pada AFDD, perangkat utama untuk keamanan gangguan busur listrik.
1. Prot Intibagian Fokus
AFDD (Perangkat Deteksi Kesalahan Busur) dirancang khusus untuk mengidentifikasi kesalahan busur listrik yang berbahaya—jenis busur api yang dapat dengan mudah memicu kebakaran listrik. Setelah terdeteksi, AFDD dengan cepat memutus pasokan listrik. Ini mematuhi standar internasional dan domestik seperti IEC/EN 62606 dan GB/T 31143. Misalnya, model SGB5LAFD-40 SINGI mengintegrasikan fungsi perlindungan hubung singkat, kelebihan beban, dan kebocoran selain perlindungan gangguan busur listrik.
RCBO, juga disebut sebagai Pemutus Arus Residu dengan Proteksi Arus Lebih, terutama mengatasi dua risiko: satu adalah arus bocor (arus sisa), yang dapat menyebabkan sengatan listrik, dan dua lagi adalah arus lebih, termasuk beban berlebih atau korsleting.
2. Skenario Aplikasi
AFDD: Ini berfungsi dengan baik di banyak tempat. Anda dapat menggunakannya di rumah, kantor dan pabrik kecil. AFDD SINGI menangani kondisi yang sulit. Ini beroperasi pada suhu dari -25℃ hingga 70℃. Ini sesuai dengan kebutuhan perkabelan yang berbeda dan menjaga sirkuit aman dari risiko kebakaran.
RCBO: Ini lebih sering terjadi di tempat yang risiko sengatan listriknya tinggi. Ini termasuk kamar mandi, dapur, dan outlet luar ruangan. Ini juga melindungi terhadap arus berlebih di sirkuit reguler. Hal ini memastikan orang dan peralatan tetap aman dari guncangan dan kerusakan akibat beban berlebih.
3. Desain Fungsional Utama
AFDD: Ia menggunakan teknologi canggih untuk menemukan kesalahan busur. Kesalahan ini dapat terjadi pada kabel yang rusak atau sambungan yang longgar. Ia memiliki kapasitas pemutusan yang tinggi (hingga 6kA untuk AFDD SINGI). Ia juga memiliki masa pakai listrik yang lama (rata-rata lebih dari 3000 kali lipat). Hal ini dirancang untuk mencegah kebakaran terlebih dahulu.
RCBO: Ini menggabungkan perlindungan arus sisa dan perlindungan arus lebih. Ini akan trip dengan cepat ketika arus bocor melebihi tingkat aman. Ia juga bereaksi terhadap terlalu banyak arus dari perangkat yang kelebihan beban atau korsleting. Desainnya mengutamakan pencegahan guncangan dan keamanan beban berlebih pada sirkuit.
Pendeknya,AFDD dan RCBO saling melengkapi. AFDD penting untuk menghentikan gangguan busur api yang menyebabkan kebakaran. RCBO berfokus pada sengatan listrik dan arus lebih. Untuk keamanan komprehensif, banyak sistem menggunakan keduanya. Jika Anda memerlukan perlindungan gangguan busur listrik, AFDD adalah pilihan yang tepat. AFDD SINGI memenuhi standar global seperti CB, CE dan UKCA. Ini adalah pilihan yang dapat diandalkan untuk rumah dan bisnis.

Jack
Soutya